Kampung Batu Bantaeng, Surga Hortikultura dan Agrowisata
Pojoksulsel.com, Bantaeng — Aktivitas warga Kampung Batu, Desa Bonto Lojong, Kecamatan Ulu Ere, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, berlangsung dinamis di tengah bentang alam pegunungan yang asri. Wilayah ini dikenal sebagai salah satu sentra penghasil komoditas hortikultura unggulan, seperti bawang merah, kentang, dan daun bawang, yang selama ini menjadi sumber utama mata pencaharian masyarakat setempat.
Kampung Batu terletak di kaki Gunung Lompo Battang dan berada di kawasan dataran tinggi dengan ketinggian berkisar antara 1.300 hingga 1.500 meter di atas permukaan laut (mdpl). Kondisi geografis tersebut menjadikan kawasan ini memiliki tanah yang subur serta suhu udara yang sejuk, sangat ideal untuk pengembangan pertanian dan perkebunan.
Selain aktivitas pertanian, kawasan ini juga mulai berkembang sebagai destinasi agrowisata. Hamparan lahan pertanian yang berpadu dengan panorama pegunungan menciptakan pemandangan alam yang memanjakan mata para pengunjung. Udara sejuk khas pegunungan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin melepas penat dari hiruk-pikuk perkotaan.
Menariknya, di kawasan agrowisata Kampung Batu juga tersedia sejumlah kafe dengan konsep unik yang menyatu dengan alam sekitar. Pengunjung dapat menikmati secangkir kopi hangat ditemani gorengan tradisional sambil menyaksikan panorama pegunungan dan aktivitas warga yang mengolah lahan pertanian. Kehadiran fasilitas ini turut menambah daya tarik wisata sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.
Dengan potensi alam dan pertanian yang dimiliki, Kampung Batu, Desa Bonto Lojong, dinilai memiliki prospek besar untuk terus dikembangkan sebagai kawasan agrowisata berbasis pertanian, tanpa meninggalkan kearifan lokal dan aktivitas utama warga sebagai petani dataran tinggi. (*)





