Appi Minta Kepsek Makassar Adaptif dengan AI tanpa Meninggalkan Karakter

Appi Minta Kepsek Makassar Adaptif dengan AI tanpa Meninggalkan Karakter

Pojoksulsel.com, Makassar, Selasa, 22/09/2026 — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meminta kepala sekolah adaptif dengan teknologi sambil mempertahankan karakter dan nilai lokal.

Pendidikan Harus Menyatu dengan Perkembangan Zaman

Appi menyampaikan pernyataan tersebut saat menghadiri asesmen kepala sekolah SD dan SMP sekaligus penandatanganan MoU Bank Sampah di Hotel Claro Makassar.

Menurutnya, pendidikan harus menyentuh aspek akademik, infrastruktur, dan pembentukan karakter peserta didik.

“Tentu, kualitas tenaga pendidik, kurikulum, hingga pembentukan karakter peserta didik. Yang penting hari ini bagaimana persoalan sekolah ini bisa kita selesaikan secara bersama‑sama,” kata Munafri Arifuddin, Wali Kota Makassar, Selasa, 22/09/2026.

Ia menambahkan bahwa kepala sekolah harus aktif melaporkan kondisi dan masalah krusial yang dihadapi masing‑masing sekolah kepada Dinas Pendidikan untuk dasar pemetaan dan penentuan langkah perbaikan.

“Harapan kita seluruh kepala sekolah menjalankan program dan hal sangat krusial yang terjadi di sekolah,” kata Munafri Arifuddin, Wali Kota Makassar, Selasa, 22/09/2026.

Teknologi AI Tantangan Baru untuk Guru

Appi menyoroti kesenjangan kemampuan antara pendidik dan peserta didik dalam memahami perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan.

“Kita hidup di dalam dunia algoritma, kita hidup di dalam dunia artificial intelligence yang beberapa tahun lalu hanya merupakan khayalan masa depan dan hari ini kita hidup di dalamnya,” kata Munafri Arifuddin, Wali Kota Makassar, Selasa, 22/09/2026.

Ia menegaskan bahwa Pemkot Makassar sedang mempersiapkan perubahan dan penguatan kurikulum, terutama di sekolah negeri, dengan menambah bagian pendidikan budi pekerti, tata krama, agama, dan nilai relevan kehidupan masyarakat.

Pada sisi infrastruktur, pemerintah akan melakukan pemetaan kondisi sekolah untuk menentukan kebutuhan prioritas termasuk penyediaan guru, sambil memperhatikan kebutuhan guru agama bagi siswa minoritas.

“Kami Pemerintah Kota akan menyelesaikan untuk memastikan jangan berlarut‑larut dan supaya ada kepastian,” kata Munafri Arifuddin, Wali Kota Makassar, Selasa, 22/09/2026.

Munafri berharap asesmen kepala sekolah tidak hanya berisi evaluasi administratif tetapi menjadi momentum untuk memetakan persoalan nyata di lapangan dan menyusun langkah perbaikan pendidikan yang lebih terarah.

“Dunia pendidikan menjadi dunia yang sangat vital untuk membawa generasi ini tumbuh dan berkembang. Ketika dunia pendidikan ini tidak kita sentuh secara baik, tentu hasilnya juga tidak akan memberikan dampak yang positif,” kata Munafri Arifuddin, Wali Kota Makassar, Selasa, 22/09/2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tutup