Pojoksulsel.com

Update Kabar Hits Sulsel, Langsung di Pojoksulsel.com

News

Bagaimana Hidupmu Tergantung POV

Bagaimana Hidupmu Tergantung POV

Pojoksulsel.com, Makassar, Rabu, 04/11/2026 — Generasi muda Indonesia memiliki potensi strategis dalam menentukan masa depan bangsa.

"Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS)," kata [BPS], Statistik Pemuda Indonesia, Rabu, 04/11/2026 jumlah pemuda berusia 16 sampai 30 tahun mencapai 66,83 juta jiwa atau setara 23,50 persen dari total penduduk Indonesia.

Mengapa Pandangan Hidup Pemuda Menentukan Masa Depan Bangsa

"Data BPS menunjukkan bahwa pada 2025 terdapat 19,44 persen penduduk usia 15 sampai 24 tahun masuk kategori NEET. Di Sulawesi Selatan angka tersebut mencapai 19,20 persen."

Salah satu persoalan mendasar adalah cara pandang atau point of view dalam menentukan tujuan hidup. Ketika kehidupan hanya dipandang sebagai perlombaan meraih kekayaan popularitas dan kesenangan maka sebagian pemuda berisiko kehilangan arah.

Sistem Kapitalisme Pengaruhi Cara Pandang Generasi Muda

Kurangnya pembinaan kepribadian lemahnya pemahaman agama serta kesenjangan kesempatan pendidikan dan terbatasnya lapangan pekerjaan menjadi tantangan yang menghalangi optimalisasi potensi pemuda.

Pertanyaan penting bagi pemuda bukan sekadar ingin menjadi apa melainkan untuk apa hidup ini dan perubahan seperti apa yang ingin diwujudkan. Persoalan tidak cukup diselesaikan dengan mendorong mereka agar sukses secara ekonomi saja.

Perlu adanya evaluasi terhadap sistem kehidupan yang membentuk cara pandang masyarakat. Hal ini berkaitan dengan sistem kapitalisme yang cenderung menempatkan keuntungan materi persaingan dan kepentingan pasar sebagai orientasi utama.

Sistem ini mendorong masyarakat mengukur keberhasilan berdasarkan kekayaan jabatan dan popularitas. Pendidikan pun berisiko lebih diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja daripada membentuk manusia berkepribadian dan peduli terhadap masyarakat.

Akibatnya pemuda dapat tumbuh menjadi individu yang sibuk mengejar kesuksesan pribadi namun kurang memahami tanggung jawab sosial dan perannya dalam perubahan peradaban.

Landasan Kehidupan dalam Islam

Kritik ini bukan berarti menolak ilmu pengetahuan teknologi atau kemajuan ekonomi melainkan mengingatkan bahwa semua itu harus memiliki arah dan nilai yang benar. Islam memberikan landasan yang jelas dalam menentukan jalan hidup yaitu menjadikan akidah Islam sebagai dasar berpikir dan bertindak.

Allah SWT berfirman dalam QS Adz-Dzariyat ayat 56 bahwa manusia diciptakan untuk beribadah kepada-Nya. Artinya kesuksesan tidak hanya diukur dari pencapaian duniawi namun juga dari ketaatan kepada Allah dan manfaat yang diberikan kepada sesama.

Generasi muda perlu membangun kepribadian Islam melalui penguatan akidah menuntut ilmu menjaga ibadah dan akhlak serta membiasakan diri melakukan amar makruf nahi mungkar dengan cara bijaksana.

Keluarga sekolah masyarakat dan negara juga memiliki tanggung jawab menciptakan lingkungan yang mendukung pendidikan dan pengembangan potensi pemuda.

Agen Perubahan yang Membawa Kebaikan

Generasi muda harus berani mengambil peran sebagai agen perubahan yang membawa kebaikan bagi seluruh ummat. Perubahan besar berawal dari perubahan cara pandang dan kesadaran.

Jangan biarkan zaman menentukan jalan hidupmu tetapi jadikan Islam sebagai kompas dalam menentukan arah perjuanganmu. Jadilah generasi yang bukan hanya sukses untuk dirinya sendiri melainkan juga menjadi tombak perubahan menuju peradaban yang lebih baik yang tentu diridhai oleh Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tutup
Exit mobile version