Pojoksulsel.com

Update Kabar Hits Sulsel, Langsung di Pojoksulsel.com

News

BPSDM Sulsel Perkuat Kompetensi Regulasi Emosi ASN Melalui Webinar ASN Adaptif

BPSDM Sulsel Perkuat Kompetensi Regulasi Emosi ASN Melalui Webinar ASN Adaptif

Pojoksulsel.com, Makassar, Jumat, 07/08/2026 — Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sulawesi Selatan menggelar webinar untuk memperkuat kompetensi regulasi emosi bagi ribuan Aparatur Sipil Negara.

Penguatan Kompetensi ASN

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia menyelenggarakan Webinar ASN Adaptif Seri ke-65 secara virtual.

Kegiatan ini mengangkat tema mengenai cara cerdas mengatur emosi agar kinerja meningkat dan stres mereda.

Acara tersebut diikuti oleh sebanyak 3.767 peserta.

Peserta berasal dari berbagai instansi meliputi kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten dan kota dari seluruh Indonesia.

Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Jufri, menyatakan bahwa pengembangan kompetensi pegawai tidak hanya berfokus pada aspek teknis.

Kemampuan mengenali serta mengelola emosi juga menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas pelayanan.

“Orang-orang hebat tidak akan pernah berhenti belajar untuk menjadi ASN yang unggul berkelas dunia,” kata Muhammad Jufri, Jumat, 07/08/2026.

Strategi Pengelolaan Emosi di Lingkungan Kerja

Webinar ini menghadirkan psikolog sekaligus dosen Program Studi Psikologi Universitas Hasanuddin, Istiana Tajuddin, sebagai narasumber.

Regulasi emosi merupakan keterampilan yang dapat dipelajari dan dilatih secara terus-menerus.

Keterampilan tersebut berdampak langsung pada kesehatan mental, kualitas komunikasi, serta hubungan kerja yang sehat.

Ketidakmampuan dalam mengelola emosi dapat membuat seseorang lebih rentan mengalami stres dan kelelahan emosional.

“Sebaliknya, kemampuan mengelola emosi akan membantu kita membangun hubungan kerja yang lebih sehat dan profesional,” kata Istiana Tajuddin, Jumat, 07/08/2026.

Peserta diajak menerapkan kebiasaan sederhana seperti memberi jeda sebelum merespons suatu situasi.

Mengenali sinyal tubuh saat emosi muncul juga menjadi langkah awal yang baik.

Penyampaian pendapat hendaknya didasarkan pada fakta, prioritas, serta langkah tindak lanjut.

Dampak dan Tindak Lanjut

Sesi diskusi dalam kegiatan tersebut diwarnai dengan berbagai pertanyaan dari peserta.

Tantangan yang dibahas meliputi cara menghadapi karakter pimpinan serta rekan kerja.

Peserta juga mendiskusikan pengelolaan dinamika lingkungan kerja yang kurang kondusif.

Stabilitas emosi sangat diperlukan saat memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

Penyelenggara berharap kegiatan serupa terus berlanjut untuk mendukung peningkatan kualitas aparatur negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tutup
Exit mobile version