Buka FIN Expo 2026, Wagub Fatmawati Ajak Masyarakat Akses Layanan Keuangan Legal
Pojoksulsel.com, Makassar, Sabtu, 03/10/2026 — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan membuka secara resmi Financial Expo (FIN Expo) Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 di Atrium Mall Trans Studio Makassar, sebagai upaya memperluas akses layanan keuangan legal bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
Akses Keuangan Merata untuk Ekonomi Berdaya
Mengusung tema “Akses Keuangan Merata, Ekonomi Berdaya, Masyarakat Sejahtera”, FIN Expo 2026 hadir sebagai kolaborasi antara OJK, FKIJK, Bank Indonesia, LPS, dan pemerintah daerah.
Wagub Fatmawati Rusdi menekankan pentingnya inklusi keuangan dalam mendorong akselerasi ekonomi kerakyatan, terutama bagi pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian Sulsel.
“Inklusi keuangan menjadi peran yang sangat vital dalam mendorong akselerasi ekonomi kerakyatan melalui penyediaan akses permodalan yang mudah dan aman, khususnya bagi para pelaku UMKM kita,” kata Fatmawati, Sabtu, 03/10/2026.
Fatmawati juga mengimbau masyarakat agar tidak terjebak dengan produk keuangan ilegal yang justru membuat kesulitan.
“Mari kita kenali produk keuangan yang legal. Tidak ada lagi produk kita terjebak dengan produk yang ilegal, sehingga membuat masyarakat kita sengsara,” tambahnya.
Dia menegaskan bahwa pemerintah provinsi mendukung berbagai inisiatif yang meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
Kesenjangan Inklusi dan Literasi Masih Ada
Menurut data OJK, tingkat inklusi keuangan di Sulsel mencapai sekitar 94 persen, namun literasi keuangan masih berada di angka 61 persen.
Kesenjangan sekitar 33 persen menunjukkan banyak masyarakat yang sudah menggunakan layanan keuangan, tetapi belum memahami produknya dengan optimal.
“Ini mungkin yang harus kita highlight bersama, bahwa belum paham, belum tahu soal literasi keuangan,” ujar Fatmawati.
Dia menegaskan pentingnya pendekatan yang lebih dekat antara perbankan dan masyarakat agar literasi keuangan meningkat.
Program dan Capaian Kunci di Bidang Keuangan
Kepala OJK Provinsi Sulsel dan Sulselbar, Moch. Muchlasin, menyampaikan bahwa FIN Expo 2026 menjadi bagian dari upaya memersempit kesenjangan inklusi dan literasi keuangan.
Dalam laporan yang disampaikan, TPAKD Sulsel telah melaksanakan 198 kegiatan literasi keuangan dengan jangkauan 2.204.391 peserta hingga triwulan II 2026.
Kegiatan tersebut menyasar berbagai kelompok, termasuk pelajar, mahasiswa, ASN, kelompok perempuan, nelayan, petani, UMKM, penyandang disabilitas, hingga masyarakat pedesaan.
Program lain seperti PHINISI (Hapus Ikatan Rentenir) telah mencapai plafon Rp1,18 triliun dengan 34.084 debitur.
Untuk pemberdayaan UMKM melalui klasterisasi, sejak 2022 hingga 2025 terbentuk 1.611 klaster dengan 22.275 debitur dan plafon kredit Rp644,46 miliar.
Di sektor digitalisasi, jumlah merchant QRIS di Sulsel tercatat sebanyak 1,5 juta pelaku.
Program budaya menabung pelajar melalui KEJAR atau OSOA telah mencapai 2.187.810 rekening dengan nominal Rp412,38 miliar.
FIN Expo Diharapkan Menarik 25.000 Pengunjung
Ketua Panitia FIN Expo BIK 2026, Riza Pahlevi selaku RCEO BRI Regional Office 15 Makassar, mengatakan kegiatan ini menargetkan 25.000 pengunjung.
FIN Expo diisi oleh 28 tenant jasa keuangan yang tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga menjadi wadah edukasi, konsultasi, dan komunikasi interaktif dengan masyarakat.
Prosesi pembukaan ditandai dengan simbolis peletakan bola takraw di atas topi adat Pasappu, yang disaksikan oleh Ketua DPRD Sulsel Dr. drg. Andi Rachmatika Dewi, jajaran BI, LPS, dan perbankan di Sulsel.
Ekonomi Inklusif untuk Masa Depan yang Berkelanjutan
Fatmawati menegaskan bahwa akses pembiayaan yang mudah dan aman penting untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, terutama bagi UMKM.
Dia juga mendorong industri jasa keuangan untuk terus memperluas jangkauan layanan hingga ke pelosok daerah.
“Dan kepada para pelaku industri jasa keuangan, mari terus memperluas jangkauan layanan hingga ke pelosok serta menghadirkan inovasi produk yang inklusif, ramah masyarakat,” katanya.
Inovasi tersebut harus mendukung pertumbuhan ekonomi hijau dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan.
Dengan kegiatan seperti FIN Expo, diharapkan masyarakat semakin melek akan produk keuangan legal dan terhindar dari praktik ilegal yang merugikan.

Leave a Reply Cancel reply