Pojoksulsel.com

Update Kabar Hits Sulsel, Langsung di Pojoksulsel.com

News

Selamatkan Lahan Pertanian di 24 Kabupaten Kota, Pemprov Sulsel: Tim Sudah Lakukan Pompanisasi di Lapangan

Selamatkan Lahan Pertanian di 24 Kabupaten Kota, Pemprov Sulsel: Tim Sudah Lakukan Pompanisasi di Lapangan

Pojoksulsel.com, Makassar, Kamis, 13/08/2026 — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bergerak cepat menangani ancaman kekeringan lahan pertanian padi akibat musim kemarau dan fenomena El Nino di 24 kabupaten/kota. Tim pertanian provinsi dikerahkan bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan serta dinas pertanian kabupaten/kota untuk melakukan pompanisasi dan sumur bor di daerah terdampak.

Langkah Serentak di Lapangan

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan tim pertanian provinsi bersama 24 kabupaten/kota saat ini bergerak serentak menangani kekeringan tanaman padi melalui pompanisasi. “Saat ini tim pertanian Provinsi bersama 24 kabupaten kota tengah melakukan giat secara serentak penanganan kekeringan tanaman padi melalui pompanisasi di semua daerah yang terdampak,” kata Andi Sudirman, Kamis, 13/08/2026.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas TPHBun Sulsel Bustanul Arifin mengatakan tim di lapangan berkoordinasi dengan dinas pertanian kabupaten/kota, penyuluh pertanian lapangan, serta petugas pengamat organisme pengganggu tanaman untuk menentukan lokasi prioritas penanganan.

“Prinsipnya ada dua, yaitu dilakukan pompa air bagi lahan yang dimungkinkan masih memiliki sumber air dan sumur bor bagi lahan yang tidak memiliki aliran air di sekitar persawahan,” ujar Bustanul.

Pemprov Sulsel fokus menyalurkan kurang lebih 300 unit pompa air dan membangun kurang lebih 100 titik sumur bor di wilayah yang mengalami kekeringan. Intervensi ini untuk memastikan lahan pertanian yang masih potensial produksi tetap mendapat pasokan air sehingga tanaman padi tidak mengalami kerusakan lebih parah.

“Jadi sementara kita fokuskan kurang lebih 300 pompa air dan bantuan sumur bor kurang lebih 100 titik di seluruh wilayah yang mengalami kekeringan akibat musim kemarau dan dampak El Nino ke depan,” jelas Bustanul, Kamis, 13/08/2026.

Kondisi Irigasi dan Penanganan Hulu

Bustanul mengungkapkan salah satu tantangan yang dihadapi adalah kondisi sejumlah kawasan jaringan irigasi teknis yang belum optimal. Gangguan pada jaringan irigasi, khususnya dari bagian hulu, dapat mempengaruhi pasokan air hingga ke lahan pesawah di bagian hilir.

“Makanya sekarang kita lakukan penanganan jangka pendek, pompa air dan sumur bor digunakan untuk mengalirkan air ke lahan yang membutuhkan,” ungkapnya.

Di hulu, Pemprov Sulsel melaksanakan pembangunan dan perbaikan irigasi dalam Multiyears Project meliputi sekitar 39 daerah irigasi dan sekitar 54.000 hektare sawah yang mengalami gangguan jaringan irigasi.

“Hilirnya itu tim langsung eksekusi di lapangan melalui bantuan pompa air dan sumur bor,” kata Bustanul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tutup
Exit mobile version