Makassar — Kegiatan sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMA Negeri 12 Makassar berlangsung lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Sekolah, Hajar Yahya, usai pelaksanaan sosialisasi.
Menurutnya, kegiatan tersebut berhasil menghadirkan berbagai unsur pemerintah setempat serta masyarakat, termasuk calon orang tua siswa. “Alhamdulillah sosialisasi berjalan lancar, masyarakat juga hadir dengan antusias, banyak yang bertanya sehingga informasi bisa tersampaikan dengan jelas,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, pihak sekolah menjelaskan daya tampung tahun ajaran 2026 sebanyak 10 rombongan belajar (rombel) dengan total sekitar 360 siswa. Penerimaan dilakukan melalui beberapa jalur, yakni domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi.
Untuk jalur domisili, sekolah menetapkan kuota sebesar 35 persen dengan sistem zonasi terbaru yang terbagi menjadi zona 1 dan zona 2. “Prioritas kami tetap untuk masyarakat sekitar, khususnya dalam radius 0 sampai 1 kilometer,” jelasnya.
Sementara itu, jalur afirmasi diperuntukkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu dengan kuota 30 persen. Jalur prestasi juga mendapat porsi 30 persen yang terbagi dalam beberapa kategori, seperti akademik, non-akademik, dan kepemimpinan. Adapun jalur mutasi memiliki kuota sebesar 5 persen.
Kepala sekolah menegaskan bahwa seluruh proses seleksi akan dilakukan secara ketat dan transparan, terutama dalam verifikasi dokumen prestasi. Ia mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap praktik percaloan yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
“Saya tegaskan kepada masyarakat, jangan mudah percaya kepada oknum yang mengaku bisa mengurus masuk sekolah dengan meminta bayaran. Itu tidak benar, dan kami tidak bertanggung jawab jika hal tersebut terjadi,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa praktik semacam itu pernah terjadi di tahun-tahun sebelumnya, bahkan dengan nominal hingga jutaan rupiah, sehingga menjadi perhatian serius pihak sekolah.
Sebagai penutup, Hajar Yahya berharap seluruh proses PPDB tahun 2026 dapat berjalan amanah, transparan, dan memberikan kepercayaan kepada masyarakat.
“Kami ingin bekerja dengan amanah dan istiqamah, agar masyarakat bisa melihat bahwa proses ini berjalan jujur dan terbuka,” tutupnya.
Leave a Reply Cancel reply