Teliti Jejak Genetik Ikan Danau Matano, Riset Unhas Dipresentasikan di Belgia

Teliti Jejak Genetik Ikan Danau Matano, Riset Unhas Dipresentasikan di Belgia

Pojoksulsel.com, Makassar, Rabu, 28/10/2026 — Riset Unhas menggunakan pendekatan environmental DNA (eDNA) untuk mendeteksi jejak genetik ikan di Danau Matano disajikan dalam forum akademik di University of Antwerp, Belgia.

Pendekatan eDNA untuk Studi Biodiversitas Ikan

Penelitian ini mengkaji komunitas ikan di sejumlah stasiun pengambilan sampel di perairan Danau Matano.

eDNA merupakan materi genetik yang dilepaskan organisme ke lingkungan melalui sel kulit, lendir, kotoran, atau sisa jaringan.

Materi ini dapat dianalisis dari sampel air untuk memperoleh petunjuk keberadaan organisme tanpa menangkap atau mengamati individu secara langsung.

Metode ini dapat melengkapi pengamatan konvensional dalam kajian biodiversitas perairan.

Hasilnya tetap perlu ditafsirkan dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan, teknik pengambilan sampel, dan keterbatasan deteksi.

Presentasi oleh Prof. Dr. Ir. Nadiarti, M.Sc.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Sekolah Pascasarjana Unhas memaparkan temuan tersebut dalam forum akademik di University of Antwerp.

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Nadiarti memperkenalkan Thematic Research Group Aquatic Macrofaunal Biodiversity and Conservation (TRG AMBioC) Unhas.

TRG AMBioC berfokus pada biodiversitas dan konservasi makrofauna perairan, baik di ekosistem air tawar maupun laut.

Kelompok riset ini memadukan pendekatan ekologi, taksonomi, dan molekuler untuk memahami keanekaragaman organisme perairan.

Diskusi bersama mahasiswa dan dosen University of Antwerp membahas faktor ekologi yang memengaruhi distribusi spesies.

Peserta juga mendiskusikan peluang melibatkan masyarakat dalam penelitian dan pemantauan biodiversitas perairan.

“Diskusi berkembang melalui pertanyaan peserta mengenai faktor-faktor ekologi yang memengaruhi distribusi spesies serta bagaimana melibatkan masyarakat dalam penelitian dan pemantauan biodiversitas perairan,” ujar Prof. Nadiarti, Rabu, 28/10/2026.

Peluang Kolaborasi Internasional

Presentasi di University of Antwerp menjadi kesempatan bagi Unhas memperkenalkan fokus penelitian AMBioC ke komunitas akademik internasional.

Prof. Nadiarti berharap pertukaran pengetahuan dapat memperluas jejaring penelitian.

“Sebagai Ketua TRG AMBioC sekaligus Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Sekolah Pascasarjana Unhas, saya berharap pertukaran pengetahuan ini dapat memperkuat kolaborasi penelitian serta membuka peluang bagi mahasiswa pascasarjana untuk terlibat dalam jejaring riset internasional,” kata Prof. Nadiarti, Rabu, 28/10/2026.

Pertukaran perspektif antara peneliti Unhas dan sivitas akademika University of Antwerp diharapkan membuka peluang penelitian bersama.

Kerja sama ini juga dapat mendukung publikasi ilmiah lintas negara.

Bagi penelitian biodiversitas perairan tropis, kolaborasi internasional memperluas ruang diskusi mengenai metode penelitian, dinamika ekosistem, dan tantangan konservasi.

Riset jejak genetik ikan Danau Matano menjadi bagian dari upaya Unhas memperkenalkan kajian biodiversitas perairan Indonesia di forum akademik global.

Hasil penelitian dan kolaborasi selanjutnya diharapkan memperkuat basis pengetahuan untuk memahami dan menjaga kekayaan ekosistem perairan.

Penelitian ini relevan bagi kajian ekologi perairan dan pengembangan upaya konservasi berbasis data.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tutup