Pojoksulsel.com

Update Kabar Hits Sulsel, Langsung di Pojoksulsel.com

News

9 Pengurus KONI Makassar Mundur Bertubi-tubi: Pengamat Khawatir Gangguan Porprov

9 Pengurus KONI Makassar Mundur Bertubi-tubi: Pengamat Khawatir Gangguan Porprov

Pojoksulsel.com, Makassar, Kamis, May 23, 2026 — Gelombang pengunduran diri pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Makassar terus bertambah. Total sembilan orang telah menyatakan mundur dari kepengurusan, termasuk Sekretaris, Wakil Sekretaris, dan sejumlah kepala bidang.

Sebanyak sembilan pengurus KONI Makassar mengundurkan diri secara bertahap. Empat orang mundur lebih awal, lalu lima lainnya menyusul. “Ini ada apa? Apalagi Makassar sebagai juara bertahan,” kata Maulana Yusuf, Pengamat Olahraga.

Lima Pengurus Baru Mundur

Setelah empat pengurus mundur pekan lalu, lima pengurus lainnya dikabarkan ikut meninggalkan posisi mereka. Mereka adalah Azhar Gazali selaku Wakabid Penelitian dan Pengembangan, Andi Lukmanul Hakim sebagai Kabid Kerjasama, Agus Hamid sebagai Wakabid Pengolahan dan Pengumpulan Data, Andi Naharuddin sebagai Kabid Kesejahteraan Pelaku Olahraga, serta Rachmawaty yang merupakan anggota Bidang Mobilisasi SDM. Hingga berita ini diturunkan, kelima pengurus tersebut belum memberikan konfirmasi resmi.

Pengamat olahraga Maulana Yusuf menilai kondisi ini dapat mengganggu fokus atlet Makassar menjelang Porprov 2026 di Bone dan Wajo pada Juni mendatang. “Ini ada apa? Seharusnya tidak terjadi. Apalagi Makassar sebagai juara bertahan, ini jangan sampai mempengaruhi performa atlet dan memperburuk citra Makassar di Porprov,” kata Maulana Yusuf, Pengamat Olahraga, Kamis, May 21, 2026.

Beragam Alasan di Balik Pengunduran Diri

Empat pengurus yang mundur lebih awal adalah Sekretaris KONI Makassar Iqbal Djalil, Wakil Sekretaris Queensyah Azahrah Kirana Siliwangi, Ketua Bidang Pendidikan dan Penataran Andi Yasin Iskandar, serta Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Arianto Najib. Alasan mundur bervariasi, mulai dari ketidaksamaan visi dengan kepemimpinan Ketua KONI Makassar Ismail hingga alasan pribadi dan pekerjaan.

Kondisi ini memicu kekhawatiran akan kesiapan Makassar sebagai juara bertahan di Porprov 2026. Dengan waktu yang semakin dekat, koordinasi dan konsolidasi internal menjadi krusial agar prestasi atlet tidak terganggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tutup
Exit mobile version