Dinas Pangan Sulbar Salurkan Bantuan Pangan untuk Keluarga Miskin Ekstrem di Majene
Pojoksulsel.com, Makassar, Kamis, 17/09/2026 — Pemerintah Sulawesi Barat mendistribusikan bantuan pangan bergizi kepada 150 kepala keluarga miskin ekstrem di Majene.
Bantuan Pangan Disalurkan ke Keluarga Miskin Ekstrem di Majene
Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Barat menyerahkan paket pangan bergizi kepada 150 kepala keluarga (KK) di Desa Adolang II dan Desa Banua Adolang, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene.
Penerima bantuan termasuk dalam desil 1 atau kelompok keluarga miskin ekstrem.
Setiap keluarga menerima paket yang berisi beras, telur, abon, minyak goreng, dan gula pasir.
Bantuan ini bertujuan untuk meringankan kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan asupan gizi.
Kepala Bidang Kerawanan Pangan, Sofiawati Sofyan, membuka kegiatan tersebut.
Hadir pula Kepala Dinas Ketahanan Pangan Majene serta Kepala Desa Adolang II dan Banua Adolang.
Sofiawati Sofyan said the provision of this assistance is a form of government intervention for communities in a vulnerable food and nutrition condition. The assistance is expected to help ease family food needs while supporting the fulfillment of nutritional intake, kata Sofiawati Sofyan, Kepala Bidang Kerawanan Pangan, Kamis, 17/09/2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program PASTIPADU (Penanganan dan Percepatan Penurunan Stunting dan Kemiskinan secara Terpadu) yang menjadi prioritas Gubernur Suhardi Duka.
Melalui PASTIPADU, penanganan stunting dan kemiskinan dilakukan secara terpadu dengan meningkatkan akses masyarakat terhadap pangan yang cukup, aman, bergizi, dan terjangkau, kata Sofiawati Sofyan, Kamis, 17/09/2026.
Dinas Pangan Sulawesi Barat terus mendorong penanganan rawan pangan melalui intervensi langsung.
Bantuan diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan keluarga serta mendukung perbaikan gizi dan pengentasan kemiskinan di wilayah tersebut.
Dukungan terhadap Panca Daya Gubernur
Upaya ini selaras dengan Panca Daya Gubernur Sulbar Suhardi Duka, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memastikan kelompok rentan memperoleh akses pangan yang cukup, aman, dan bergizi.
Distribusi bantuan ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah provinsi dalam mengurangi kemiskinan dan stunting di Sulawesi Barat.




