Job Fair Sulsel 2026 sediakan 1.230 lowongan dari 30 perusahaan

Job Fair Sulsel 2026 sediakan 1.230 lowongan dari 30 perusahaan

Job Fair Sulsel 2026 buka 1.230 lowongan dari 30 perusahaan

Pojoksulsel.com, Makassar, Sabtu, 17/10/2026 — Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menggandeng 30 perusahaan untuk membuka 1.230 lowongan kerja pada Job Fair Sulsel 2026 di Makassar.

Sebanyak 30 perusahaan menyediakan sekitar 1.230 lowongan kerja dalam kegiatan Bursa Kerja (Job Fair) 2026 yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar.

Kegiatan yang diselenggarakan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Sulawesi Selatan ini mempertemukan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dengan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan dalam satu lokasi.

“Kehadiran puluhan perusahaan diharapkan memudahkan pencari kerja memperoleh informasi lowongan sekaligus membuka kesempatan untuk berkomunikasi langsung dengan calon pemberi kerja,” kata Jayadi Nas, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi SulSel, Sabtu, 17/10/2026.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menggandeng 30 perusahaan dengan sekitar 1.230 lowongan disiapkan bagi pencari kerja.

“Bursa kerja menjadi salah satu instrumen pelayanan ketenagakerjaan yang dapat memperpendek jarak antara kebutuhan perusahaan dan masyarakat yang membutuhkan pekerjaan,” sebut Jayadi.

Perusahaan memperoleh ruang untuk menyampaikan kebutuhan tenaga kerja, sedangkan pencari kerja dapat mengakses informasi mengenai kesempatan kerja yang tersedia.

Interaksi langsung tersebut diharapkan membantu proses rekrutmen berlangsung lebih efektif.

Namun, keberhasilan kegiatan tidak hanya ditentukan oleh jumlah lowongan yang ditawarkan, tetapi juga oleh sejauh mana lowongan tersebut dapat terisi dan menghasilkan penempatan tenaga kerja.

Tindak lanjut setelah pelaksanaan Job Fair menjadi bagian penting untuk melihat manfaat kegiatan bagi masyarakat.

Data mengenai jumlah pelamar, peserta yang memenuhi kualifikasi, hingga pencari kerja yang akhirnya diterima perusahaan akan memberikan gambaran lebih utuh tentang efektivitas program.

Kegiatan ini juga ditempatkan sebagai bagian dari perhatian pemerintah daerah terhadap penurunan pengangguran, sejalan dengan tindak lanjut program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Pelaksana kegiatan berharap seluruh lowongan yang tersedia dapat terisi sehingga bursa kerja tersebut memberikan manfaat nyata bagi pencari kerja dan perusahaan yang berpartisipasi.

Penyediaan lowongan kerja melalui bursa kerja perlu diikuti dengan upaya berkelanjutan untuk mempertemukan kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri.

Kesesuaian kualifikasi, keterampilan, dan kebutuhan perusahaan menjadi faktor penting dalam proses penempatan tenaga kerja.

Selama tiga hari pelaksanaan, Job Fair Sulsel 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai ajang penyampaian informasi lowongan, tetapi berlanjut pada proses rekrutmen yang menghasilkan penempatan tenaga kerja.

Para pencari kerja berkesempatan bertemu langsung dengan perwakilan bagian sumber daya manusia (HRD) dari berbagai perusahaan, mengikuti walk-in interview, hingga memanfaatkan layanan konsultasi karier di lokasi.

Masyarakat yang berminat dapat mendaftar dengan memindai kode QR pada pamflet resmi dan membawa CV saat menghadiri kegiatan.

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan kegiatan ini bukan semata-mata banyaknya perusahaan yang hadir atau lowongan yang diumumkan, melainkan seberapa besar peluang tersebut dapat mengantarkan pencari kerja menuju pekerjaan yang sesuai dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tutup