Pria Ngaku Anggota Resmob Sulbar Rusuh di BTP Makassar, Kapolsek Tamalanrea: ‘Tidak Ada Laporan, Tidak Ada Korban’
Pojoksulsel.com, Makassar, Jumat, 15/05/2026 — Seorang pria yang mengaku sebagai anggota Resmob Sulbar membuat keributan di kawasan Blok I BTP, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, pada Jumat dini hari. Keributan itu dipicu pertengkaran mulut antara pria tersebut dengan rekannya sendiri di lokasi kejadian.
Polsek Tamalanrea membenarkan keributan yang melibatkan seorang pria mengaku anggota Resmob Sulbar di Blok I BTP, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, pada Jumat, 15/05/2026. Tidak ada laporan polisi maupun korban luka dalam kejadian tersebut. “Mereka sudah selesaikan secara kekeluargaan,” kata Kompol Mustari Alam, Kapolsek Tamalanrea.
Kapolsek: Tidak Ada Laporan, Mediasi Kekeluargaan
Kapolsek Tamalanrea, Kompol Mustari Alam, menjelaskan bahwa personel Polsek Tamalanrea yang sedang berpatroli segera mendatangi lokasi setelah mendengar keributan. “Dia itu ribut pertengkaran mulut antara temannya juga. Tapi tidak ada LP, tidak ada juga korban dan tidak ada juga luka,” ujar Mustari saat dikonfirmasi, Jumat, 15/05/2026.
Setelah kondisi dinilai kondusif, kedua pihak dibawa ke Mapolsek Tamalanrea untuk dimediasi. “Mereka kita fasilitasi menyelesaikan sendiri secara kekeluargaan,” katanya. Mustari menegaskan bahwa meskipun yang bersangkutan dikonfirmasi sebagai anggota polisi, penanganan perkara tetap mengacu pada adanya laporan resmi. “Menurut informasinya begitu, biarpun juga polisi tapi adaji LP, tidak ada korban dan tidak ada juga luka-luka ya dibantulah,” ungkapnya.
Video Viral dan Kronologi Keributan
Video keributan sempat beredar luas di media sosial. Dalam rekaman, pria tersebut terlihat mengenakan atribut berlambang Polri yang dikalungkan di lehernya sambil mengaku tengah melakukan pengamanan terkait dugaan kasus “kumpul kebo”. Namun berdasarkan penelusuran warga sekitar, keributan itu diduga dipicu persoalan pribadi dengan seorang perempuan yang disebut sebagai mantan kekasihnya.
Pria tersebut datang bersama tiga rekannya. Warga sekitar menyebut sempat terjadi tindakan kekerasan terhadap perempuan itu hingga memancing reaksi. Saat ditegur warga, pria itu berteriak “Saya Resmob!” sehingga situasi sempat memanas sebelum aparat Polsek Tamalanrea tiba. Mustari menegaskan, “Seandainya ada LP, ada luka, diproses. Tapi karena tidak ada, kami selesaikan secara kekeluargaan.”
Keributan yang melibatkan oknum mengaku Resmob Sulbar di BTP Makassar berakhir damai tanpa proses hukum karena kedua pihak memilih mediasi. Polsek Tamalanrea menegaskan tidak ada laporan resmi maupun korban luka, sehingga tidak ada tindak lanjut pidana. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya verifikasi identitas dan pelaporan resmi dalam setiap insiden yang melibatkan aparat.




