Program MYP Pemprov Sulsel Bikin Pembangunan Infrastruktur Kian Terarah
Pojoksulsel.com, Makassar, Selasa, 11/08/2026 — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menjalankan program Multi Years Project (MYP) 2025-2027 dengan total anggaran Rp3,7 triliun untuk membangun 1.400 km jalan, merehabilitasi 54.000 hektare irigasi, dan membangun dua rumah sakit regional. Skema multiyears ini dinilai membuat pembangunan infrastruktur lebih terarah dan berkelanjutan dibandingkan pola tahunan.
Penilaian DPRD dan Ombudsman
Koordinator Harian Badan Anggaran DPRD Sulsel, Mizar Roem, mengatakan MYP memberikan kerangka pembiayaan yang lebih jelas bagi proyek strategis. “Proyek yang membutuhkan waktu pengerjaan lebih dari satu tahun tidak bisa dipaksakan selesai dalam satu tahun anggaran. Dengan MYP, perencanaan target, tahapan, dan alokasi anggarannya bisa disusun komprehensif sejak awal,” kata Mizar, Selasa, 11/08/2026.
Mizar menekankan bahwa tidak semua proyek cocok menggunakan skema multiyears. Proyek yang ideal adalah yang bernilai tinggi, berdampak besar pada konektivitas dan pelayanan publik, serta memerlukan waktu pengerjaan lebih dari satu tahun. “Pelaksanaannya harus selektif, namun perencanaannya matang agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sulsel, Ismu Iskandar, menyatakan dukungannya terhadap program MYP. Menurutnya, program ini menyasar sektor-sektor yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar, seperti transportasi, irigasi, dan kesehatan. “Pembangunan jalan, irigasi, dan rumah sakit regional akan meningkatkan kualitas layanan publik di daerah terpencil,” kata Ismu, Selasa, 11/08/2026.
Rincian Anggaran dan Target
Dari total Rp3,7 trilun, sebesar Rp2,5 trilun dialokasikan untuk perbaikan dan pengaspalan jalan provinsi. Jalan sepanjang 1.400 km itu di bagi ke dalam 85 ruas di berbagai wilayah. Prioritas ini untuk memperlancar mobilitas harian masyarakat, akses ke pendidikan dan kesehatan, serta distribusi pertanian dan logistik.
Pemprov juga mengalokasikan Rp780 miliar untuk merehabilitasi irigasi yang menyangga sekitar 54.000 hektare lahan sawah. Langkah ini diharapkan mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani sebagai bagian dari pelayanan publik sektor pertanian.
Selain itu, sekitar Rp485 miliar dialokasikan untuk membangun dua rumah sakit regional: RS Regional Selatan di Gowa dan RS Regional Utara di Luwu. Tujuan padat pembangunan RS ini mengurangi ketergantungan warga di luar Makassar terhadap fasilitas kesehatan di kota besar.
Mizar juga menyoroti perlunya anggaran pemeliharaan dalam skema MYP. “Setelah infrastruktur selesai, harus ada anggaran perawatan jika terjadi kerusakan ringan, sedang, ataupun berat. Itu semua perlu direncanakan sejak awal,” pungkasnya pada, Selasa, 11/08/2026.

Leave a Reply Cancel reply