Rupiah Melemah ke Rp17.780 per Dolar AS, Pasar Cermati Inflasi dan Pergantian Gubernur BI
Pojoksulsel.com, Makassar, Selasa, 11/08/2026 — Rupiah melemah ke level Rp17.780 per dolar AS pada perdagangan hari ini, dengan pasar mencermati inflasi dan pergantian Gubernur Bank Indonesia.
Pelemahan Rupiah dan Faktor Eksternal
Berdasarkan data Refinitiv, rupiah terdepresiasi 0,17 persen ke level Rp17.780 per dolar AS.
Pada perdagangan sebelumnya, rupiah ditutup menguat 0,75 persen ke posisi Rp17.750 per dolar AS.
Pergerakan rupiah saat ini dipengaruhi oleh dinamika dolar AS di pasar global.
Harga minyak yang kembali naik mendorong pelaku pasar memburu dolar menjelang pengumuman inflasi konsumen periode Juli.
Namun ruang penguatan dolar masih dibatasi oleh data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari prediksi.
Pasar Menanti Kepastian Gubernur BI
Dari dalam negeri, pasar masih berfokus pada perkembangan pergantian kepemimpinan Bank Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto telah mengajukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI.
Pengajuan ini memberikan kepastian yang lebih besar atas arah pergantian kepemimpinan BI.
Pasar akan terus memantau perkembangan tersebut dalam perdagangan berikutnya.




