TP PKK Gowa Dorong Warga Manfaatkan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan Keluarga

TP PKK Gowa Dorong Warga Manfaatkan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan Keluarga

Sulseltimes.com, Makassar, Minggu, 20/09/2026 — Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa menggelar edukasi dan pelatihan pemenuhan pangan keluarga di Hotel Best Western Makassar, mendorong warga agar mampu memanfaatkan pekarangan rumah untuk mengurangi ketergantungan pada belanja pasar.

Edukasi di Hotel Best Western Makassar

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pokja III Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemandirian keluarga dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meringankan beban pengeluaran rumah tangga.

Pemanfaatan Pekarangan sebagai Solusi

Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, menyatakan bahwa pemanfaatan pekarangan rumah untuk ditanami berbagai jenis tanaman pangan menjadi salah satu langkah konkret yang dapat dilakukan keluarga.

“Sekarang semua harga naik, kalau kita hanya mengandalkan beli di pasar, maka ekonomi keluarga akan berat. Solusinya adalah memanfaatkan pekarangan untuk ditanami sehingga bisa mengurangi pengeluaran rumah tangga,” kata Andi Tenri Indah Darmawangsyah, Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Minggu, 20/09/2026.

Ia meminta seluruh Ketua TP PKK Kecamatan untuk aktif turun ke masyarakat dan memberikan edukasi mengenai pemanfaatan pekarangan, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan.

Tiga Gerakan yang Dicanangkan

Ia menyampaikan tiga gerakan yang diharapkan dapat diterapkan masyarakat setelah mengikuti pelatihan.

Gerakan pertama adalah menanam lima jenis tanaman di pekarangan, yakni cabai, kangkung, bayam, jahe, dan serai, yang menjadi bagian dari konsep “Warung Hidup” keluarga.

Gerakan kedua adalah B2SA, yakni Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman, melalui edukasi keluarga untuk mengonsumsi makanan bergizi, terutama bagi ibu hamil dan menyusui sebagai salah satu upaya pencegahan stunting.

“Edukasi ini juga tentang isi piringku, harus ada karbohidrat, protein, sayur dan buah,” jelasnya.

Gerakan ketiga adalah mengolah pangan lokal menjadi produk yang memiliki nilai tambah, sehingga masyarakat tidak hanya menjual hasil pertanian dalam bentuk bahan mentah.

“Saya berharap dalam satu bulan ke depan semua sudah punya kebun PKK dan demplot P2L. Saya akan turun ke kecamatan untuk melihat langsung,” tegasnya.

Dukungan dari Dinas PMD Gowa

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Gowa, Syamhari Rasyid, mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan TP PKK Kabupaten Gowa tersebut.

Ia menegaskan bahwa pangan merupakan sektor penting yang membutuhkan perhatian dan keberlanjutan dari pemerintah maupun masyarakat.

“Oleh karena itu kami dari Dinas PMD mengapresiasi kegiatan ibu-ibu Tim Penggerak PKK yang mampu memfasilitasi, memberikan wadah mediasi seperti ini untuk bagaimana memikirkan tentang pangan kita,” kata Syamhari Rasyid, Kepala Dinas PMD Kabupaten Gowa, Minggu, 20/09/2026.

Syamhari mengajak masyarakat untuk mulai mengonsumsi pangan secara bijak dan tidak boros serta melihat berbagai potensi di lingkungan sekitar yang dapat dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

“Mulailah mencari potensi-potensi yang bisa menghasilkan dan bisa memenuhi kebutuhan pangan keluarga kita,” pungkasnya.

Penutup

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Bidang I TP PKK Kabupaten Gowa, Suryanti Andy Azis, Ketua Bidang III TP PKK Kabupaten Gowa, Haliah Rahmansyah, Sekretaris TP PKK Kabupaten Gowa, Kawaidah Alham, Ketua Pokja III PKK Kabupaten, Nurbaya Firdaus, dan para pengurus TP PKK Kecamatan.

Melalui edukasi dan pelatihan ini, TP PKK Gowa berharap dapat membangun kesadaran masyarakat untuk membentuk kelompok-kelompok yang mampu menjalankan program ketahanan pangan secara nyata di tingkat kecamatan maupun desa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tutup