Kalah Dramatis di Injury Time, Suporter PSM Ricuh dan Masuk Lapangan: “Hal Biasa dalam Atmosfer Sepak Bola”
Pojoksulsel.com, Parepare, Senin, May 18, 2026 — Kericuhan terjadi di Stadion BJ Habibie setelah Persib Bandung memastikan kemenangan dramatis 2-1 atas PSM Makassar pada pekan ke-33 Liga 1 2025/2026. Gol kemenangan Persib dicetak Julio Cesar pada masa injury time menit 90+7.
Suporter PSM Makassar melakukan aksi ricuh dan masuk ke lapangan Stadion BJ Habibie pada Senin, May 18, 2026, setelah timnya kalah dramatis 1-2 dari Persib Bandung. Sejumlah suporter menyalakan flare dan melempar botol mineral. “Aksi suporter masuk lapangan merupakan hal biasa dalam atmosfer sepak bola,” kata Marc Klok, gelandang Persib Bandung, Senin, May 18, 2026.
Aksi Suporter di Tribun dan Lapangan
Sejumlah suporter PSM menyalakan flare di tribun selatan sesaat setelah wasit meniup peluit panjang. Sekelompok suporter berpakaian hitam dari tribun selatan masuk ke area lapangan dan berusaha mendekati pemain Persib yang tengah melakukan selebrasi. Botol mineral juga dilempar ke arah tribun VIP Utara.
Master of Ceremony (MC) pertandingan berulang kali mengimbau agar penonton menghentikan aksi pelemparan dan tidak merusak fasilitas stadion. Petugas keamanan berupaya menghalau massa yang masuk. Sejumlah penonton, termasuk anak-anak, dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.
Marc Klok menilai aksi tersebut wajar. “Aksi suporter masuk lapangan merupakan hal biasa dalam atmosfer sepak bola,” kata gelandang asal Belanda itu, Senin, May 18, 2026.
Persib Bandung unggul lebih dulu melalui gol Thom Haye pada menit ke-32. PSM Makassar menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat sundulan kapten tim Yuran Fernandes pada menit ke-54.
Saat laga tampak akan berakhir imbang, Persib mencetak gol kemenangan pada injury time menit 90+7. Gol dicetak Julio Cesar melalui sundulan memanfaatkan sepak pojok Thom Haye.
Kemenangan ini membuat Persib Bandung semakin kokoh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 78 poin. Sementara PSM Makassar tertahan di posisi ke-14 dengan 34 poin. Kekalahan ini memicu aksi suporter yang sempat membuat stadion tidak kondusif. Situasi berhasil dikendalikan petugas keamanan.




